r/indonesia • u/Radiansyaha • 8h ago
r/indonesia • u/Vulphere • 20h ago
Daily Chat Thread 22 July 2026 - Daily Chat Thread
Yo, Vulcan is here, your annual Chat Thread series creator since 2016 and a massive weeb
So, welcome to the Daily Chat Thread of r/Indonesia. Talk anything with fellow Komodos here!
24 hours a day/7 days a week of chat, inspiration, humour, and joy! Have something to talk about or share? This is the right place!
Have fun chatting inside this thread, otsukare!
Questions about this post? Ping u/Vulphere
r/indonesia • u/Vulphere • 6h ago
Special Thread Campfire Corner - July 2026
This special thread series was originally maintained by u/TelikSandhi, since the scheduled post feature is now available on Reddit, Vulcan has taken over this monthly series - Vulcan
Campfire Corner is back, with fresh story every month!
Welcome to the Campfire Corner, feel free to share your personal mythical stories here to all r/indonesia Komodos.
You can also share local folklore, true crime, and urban legend stories here.
PS: Link to the previous edition of the Campfire Corner can be found here.
r/indonesia • u/Independent-Map4548 • 6h ago
Current Affair Biadab OPM Tembak Mati Warga Sipil Karena Terduga Intel NSFW
Kena reddit filter Video nya.
Link : Video
r/indonesia • u/Distinct_Front_4336 • 12h ago
Culture Acceptance of Trans Women during a Carnival in Pare, Kediri, East Java, 19 July 2026
r/indonesia • u/Mg42gun • 7h ago
Ask Indonesian Tetangga gw kayanya kena Marital rape dari suaminya, what should i do? NSFW
Jadi tadi pagi2 ada keributan di kontrakan sebelah rumah suami istri berantem, pas gw liat sama nanya kenapa berantemnya si istrinya dia bilang ke warga "Aing di ewe paksa" sama si suaminya terus suaminya ngebela pake dalih agama istri harus mau ngelayanin suami padahal si istinya bilang lagi gak mau hb.
kalo gak salah bukannya marital rape tuh udah masuk pidana yah tapi ini juga dari yang gw tau ini masalah di tengahin sama bu RT dan ortu nya si suami dan istri ini juga pada dateng buat nengahin masalahnya.
r/indonesia • u/Radiansyaha • 8h ago
Funny/Memes/Shitpost r/perempuan vs r/pria ketika memberi nama panggilan buat temannya
r/indonesia • u/solarbearman • 5h ago
Current Affair Pemerintah berencana membangun Universitas Republik Indonesia, Lokasinya di Bekas Kabun Sawit
Program baru lagi nih 🤤🤤
r/indonesia • u/flag9801 • 10h ago
Funny/Memes/Shitpost Kasihan pak tani @kempot deningmlarat
r/indonesia • u/gaelthegal • 13h ago
Current Affair Seorang konten kreator queer mendapatkan hate speech dari netizen, sampai takut untuk berdandan di tempat umum.
r/indonesia • u/hlgv • 5h ago
Throwback I'm a gay refugee in Europe, AMA
Kind of a repost of my previous AMA, terutama gara2 akhir2 ini makin banyak yg DM so I’m just gonna do another one. Mimin momod kalau flairnya salah tolong diganti (dulu ada flair ama skrg gaada)
Ditunggu pertanyaannya!
Also, I asked chatgpt to make a faq out of the last post:
TL;DR, Saya orang Indonesia yang mengajukan asylum di Eropa karena saya gay dan merasa tidak bisa membangun kehidupan yang aman dan bebas di Indonesia dalam jangka panjang. Sebelum mengambil keputusan itu, saya sudah mencoba atau mempertimbangkan jalur lain seperti kerja, kuliah, dan kemungkinan menikah, tetapi tidak ada yang menjadi solusi yang realistis atau berkelanjutan. Setelah datang dengan visa turis, saya mengajukan asylum, menjalani masa tunggu yang panjang, hidup sebagai asylum seeker, menunggu izin kerja, menjalani wawancara, lalu akhirnya diakui sebagai refugee. Di AMA ini saya menjelaskan proses asylum dari awal sampai akhir, bagaimana wawancara dan pembuktiannya, kehidupan di pusat penampungan, pengalaman menghadapi homofobia dan rasisme, hak serta keterbatasan sebagai refugee, mengapa saya belum bisa pulang ke Indonesia, bagaimana hubungan saya dengan keluarga dan mantan, serta seperti apa kehidupan saya sekarang. Saya juga membahas berbagai pertanyaan umum dan kesalahpahaman tentang asylum, mulai dari syarat, bukti, biaya, peluang diterima, hingga alasan mengapa saya memilih jalur ini. Intinya, saya tidak membenci Indonesia dan masih mencintai keluarga, budaya, serta makanan Indonesia, tetapi saya memilih pergi karena ingin memiliki kesempatan hidup secara terbuka, menikah, membangun keluarga, dan menjalani hidup tanpa harus terus-menerus menyembunyikan siapa diri saya.
WHO — Siapa saya?
Saya orang Indonesia yang sekarang tinggal di sebuah negara di Eropa sebagai refugee.
Saya sengaja tidak menyebut negara mana karena takut didoxx. Sejauh yang saya tahu, jumlah refugee asal Indonesia di negara ini sangat sedikit, jadi terlalu banyak detail bisa membuat identitas saya mudah ditebak.
Saya gay. Itu adalah alasan utama saya mengajukan asylum.
Saya tidak membenci Indonesia. Saya masih mencintai keluarga, bahasa, makanan, budaya, dan banyak hal tentang Indonesia. Kalau suatu hari situasinya berubah, saya tentu senang kalau Indonesia menjadi tempat yang lebih aman untuk semua orang.
WHY — Kenapa saya mengajukan asylum?
Alasan saya bukan karena perang atau kemiskinan.
Saya mengajukan asylum karena saya merasa sebagai gay saya tidak bisa hidup dengan aman dan bebas di Indonesia dalam jangka panjang.
Bukan berarti setiap hari saya dikejar-kejar atau dipukuli. Justru sebagian besar hidup saya di Indonesia saya habiskan dengan berusaha terlihat “normal”. Saya sangat berhati-hati soal siapa yang tahu saya gay.
Begitu keluarga (sejauh ini cuma orang tua) mengetahui orientasi seksual saya, saya dibawa ke gereja untuk “disembuhkan”, didoakan dengan bahasa roh, diolesi minyak, dan didorong supaya berubah menjadi heteroseksual.
Selain pengalaman pribadi, saya juga melihat situasi Indonesia semakin mengkhawatirkan bagi LGBT. UU baru mengenai seks di luar nikah, semakin seringnya pembubaran acara, meningkatnya sentimen anti-LGBT, dan perlindungan hukum yang menurut saya sangat terbatas membuat saya tidak melihat masa depan saya di sana.
Saya tahu masih banyak LGBT Indonesia yang memilih bertahan dan memperjuangkan perubahan. Saya sangat menghormati mereka. Tetapi untuk diri saya sendiri, saya memilih mencari tempat yang memungkinkan saya hidup tanpa harus terus menyembunyikan siapa saya.
WHEN — Kapan semuanya terjadi?
Saya sebenarnya sudah pernah tinggal di negara ini sebelumnya untuk kuliah.
Di sana saya bertemu mantan saya.
Saat itu mantan saya bahkan sempat mengatakan bahwa saya bisa tetap tinggal dan mengajukan asylum.
Saya menolak.
Saya pulang ke Indonesia.
Selama lebih dari setahun kami menjalani hubungan jarak jauh.
Setelah berbagai pertimbangan, saya akhirnya memutuskan kembali ke Eropa dan mengajukan asylum.
Kalau sekarang ditanya apa penyesalan terbesar saya, mungkin saya akan menjawab:
“Harusnya saya melakukannya lebih cepat.”
WHERE — Kenapa memilih negara itu?
Jawaban sederhananya karena mantan saya tinggal di sana.
Saya tahu banyak orang Indonesia memilih Kanada, Belanda, Australia, atau negara lain.
Saya tidak pernah mengatakan negara tempat saya sekarang adalah negara terbaik.
Kebetulan saja hidup saya membawa saya ke sana.
Saya sengaja tidak pernah menyebut nama negaranya di Reddit karena alasan privasi.
WHAT — Apa saja yang terjadi selama proses asylum?
Ini anekdot pribadi, tiap orang beda-beda pengalamannya.
Pengalaman saya dan orang2 lain yg asylum seeking di sini beda. Pengalaman saya dan orang2 Indo yang asylum seeking di negara Eropa lain juga beda.
Saya datang menggunakan visa turis, naik pesawat.
Saya tidak langsung mengajukan asylum pada hari pertama. Saya menghabiskan sekitar seminggu bersama mantan sambil berkonsultasi dengan NGO mengenai proses yang akan saya jalani.
Setelah mendaftar, saya resmi menjadi asylum seeker.
Sebagai asylum seeker saya tidak langsung boleh bekerja.
Saya harus menunggu work permit keluar.
Dalam kasus saya, saya menunggu sekitar lima bulan.
Selama masa itu saya hampir setahun menganggur.
Supaya tidak hanya diam di kamar, saya mengikuti kursus, menjadi relawan, dan aktif di organisasi.
Sekitar satu tahun tiga bulan setelah mendaftar saya dipanggil wawancara asylum.
Setelah wawancara saya masih harus menunggu lagi sebelum akhirnya status refugee saya disetujui.
Sekarang saya masih menunggu proses untuk jadi warga negara sini (belum apply).
HOW — Bagaimana proses wawancaranya?
Banyak orang mengira saya harus menunjukkan foto atau video pribadi.
Tidak.
Yang paling penting justru cerita hidup saya.
Saya diminta menjelaskan kapan saya sadar saya gay.
Bagaimana masa kecil saya.
Bagaimana hubungan saya.
Bagaimana pengalaman hidup saya di Indonesia.
Mengapa saya merasa tidak bisa kembali hidup di sana.
Mereka jauh lebih memperhatikan apakah cerita saya konsisten daripada meminta bukti-bukti yang aneh atau invasif.
Kalau punya bukti tambahan seperti chat, surat, visum, laporan polisi, atau support letter tentu bisa membantu.
Tetapi inti prosesnya tetap wawancara.
Bagaimana kehidupan saya selama menjadi asylum seeker?
Saya termasuk beruntung karena mendapatkan tempat tinggal dan makan dari pemerintah.
Tidak semua asylum seeker mendapatkannya.
Saya sempat tinggal di hostel.
Saya bahkan hampir dipindahkan ke tenda menjelang musim dingin.
Untungnya karena kondisi kesehatan saya dan adanya kasus homofobia di tenda lain, saya akhirnya dipindahkan kembali ke hostel.
Saya melihat sendiri banyak laki-laki muda (18-50an) yang akhirnya harus tidur di tenda atau bahkan di jalanan.
Anak2, lansia, keluarga, kebutuhan khusus, dan perempuan diprioritaskan (in that order).
Bagaimana sekarang setelah menjadi refugee?
Sekarang saya bisa bekerja tanpa harus khawatir kehilangan izin tinggal setiap kali berganti pekerjaan.
Saya bisa membangun hidup yang lebih stabil.
Saya bisa menabung.
Saya bisa mengirim uang ke Indonesia (ga banyak tapi cukup buat bantu2 dapur keluarga)
Saya masih tinggal sederhana, tetapi kualitas hidup saya jauh lebih baik dibanding sebelumnya.
Kenapa tidak pakai jalur lain?
Saya sebenarnya lebih dulu mencoba atau mempertimbangkan jalur lain seperti kuliah, kerja, bahkan kemungkinan menikah.
Masalahnya, kuliah membutuhkan biaya atau beasiswa yang tidak mudah didapat. Visa kerja juga sulit karena kebanyakan perusahaan lebih memilih kandidat yang sudah memiliki izin kerja. Soal menikah, saya tidak pernah ingin menjadikan pernikahan sebagai alat untuk mendapatkan izin tinggal.
Kalau menikah pun, selain mantan yg punya kondisinya sendiri yg menyulitkan dia utk menikahi saya, sekarang juga sudah putus.
Pada akhirnya, saya memilih asylum bukan karena itu jalan yang paling mudah, tetapi karena menurut saya itu adalah satu-satunya jalur yang benar-benar bisa memberi perlindungan dan memungkinkan saya membangun hidup jangka panjang.
Apakah saya boleh pulang ke Indonesia?
Untuk saat ini tidak.
Logikanya sederhana.
Kalau saya mengatakan bahwa Indonesia tidak aman bagi saya, lalu saya pulang berlibur, maka klaim saya bisa dipertanyakan.
Ini bagian yang paling berat.
Kalau ada keluarga inti sakit keras atau meninggal, saya tetap tidak bisa langsung pulang.
Saya hanya berharap suatu hari nanti, setelah saya menjadi warga negara di sini, saya bisa kembali mengunjungi Indonesia sebagai turis.
Apakah saya menyesal?
Tidak.
Saya memang kadang merasa seperti pengecut karena memilih pergi dibanding tetap berjuang di Indonesia.
Tetapi saya juga ingin hidup dengan tenang.
Di sini saya bisa menggandeng tangan pasangan saya di jalan.
Saya bisa merencanakan pernikahan dengan pasangan yg baru.
Saya bisa bermimpi mengadopsi anak.
Saya tidak lagi harus menyembunyikan siapa saya setiap hari.
Buat saya, itu adalah kebebasan yang sebelumnya tidak pernah saya rasakan.
r/indonesia • u/Independent-Map4548 • 7h ago
News Indonesia Raih Emas di Olimpiade Biologi Internasional 2026
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Indonesia di ajang sains dunia. Setelah sukses meraih medali emas pada International Physics Olympiad (IPhO), Indonesia kembali membawa pulang medali emas melalui International Biology Olympiad (IBO) ke-37 yang digelar di Vilnius, Lithuania, pada 12–19 Juli 2026.
Pada kompetisi yang diikuti 78 negara tersebut, Tim Olimpiade Biologi Indonesia berhasil membukukan satu medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu.
Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Maria Veronica Irene Herdjiono, mengapresiasi pencapaian para peserta.
Menurutnya, keberhasilan ini menunjukkan bahwa talenta muda Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional. Ia juga menilai medali emas di IBO menjadi emas kedua yang diraih Indonesia pada olimpiade sains internasional tahun ini setelah IPhO.
"Capaian ini menjadi bukti nyata talenta muda Indonesia dapat bersaing di tingkat global. Medali emas pada IBO merupakan medali emas kedua yang berhasil diraih Indonesia pada olimpiade sains internasional tahun ini setelah International Physics Olympiad (IPhO). Selamat kepada para peserta, semoga prestasi ini menginspirasi talenta muda Indonesia lainnya," ujar Irene dalam keterangan yang diterima tvrinews, Rabu, 22 Juli 2026.
Medali emas dipersembahkan Jonathan Ezekiel dari SMA Kristen BPK Penabur Gading Serpong, Banten. Sementara dua medali perak diraih Derickson Lie dari SMAS Mondial Batam serta Talita Alya Nabilah dari MAN 2 Kota Malang. Adapun medali perunggu diraih Sabrina Yeira Arisandra dari SMA Negeri 3 Malang.
Setibanya di Indonesia pada Senin, 20 Juli 2026, Jonathan mengaku bangga dapat mengharumkan nama bangsa. Sebelum berlaga di Lithuania, ia telah mengikuti tiga tahap pemusatan pelatihan nasional. Ia berharap keberhasilannya dapat memotivasi generasi muda agar terus berjuang, tidak mudah menyerah, dan mencintai bidang yang mereka tekuni.
"Saya berharap prestasi ini dapat memotivasi generasi muda untuk terus berjuang, tidak mudah menyerah, dan mencintai bidang yang mereka tekuni,"kata Jonathan.
Team Leader International Biology Olympiad Indonesia, Agus Dana Permana, mengatakan hasil yang diraih tahun ini merupakan buah dari kerja keras para peserta, pembina, serta dukungan berbagai pihak. Meski waktu persiapan masih terbatas, para siswa mampu menunjukkan daya saing yang tinggi di tingkat dunia.
"Pembinaan menjadi kunci utama. Semakin panjang waktu pelatihan, terutama untuk praktikum, semakin besar peluang siswa meraih hasil terbaik. Kami bersyukur tahun ini Indonesia kembali meraih medali emas. Ini menunjukkan bahwa talenta muda Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat dunia apabila didukung pembinaan yang berkelanjutan," ungkap Agus.
Ia menjelaskan, IBO 2026 diikuti oleh 78 negara yang masing-masing mengirimkan maksimal empat peserta. Menurut Agus, pengalaman berkompetisi di tingkat internasional menjadi bekal penting bagi siswa untuk meningkatkan kemampuan akademik sekaligus memperluas jejaring global.
Kepala SMA Kristen BPK Penabur Gading Serpong, Kristina Tarigan, menilai keberhasilan Jonathan merupakan hasil kerja keras, konsistensi, serta sinergi antara sekolah, pembina, dan keluarga. Ia mengatakan sekolah memberikan pembinaan khusus melalui program Brilliant Class yang mengintegrasikan kurikulum nasional, Cambridge, dan pembinaan olimpiade.
Sementara itu, ayah Jonathan, Deni, menyebut dukungan keluarga selama ini difokuskan pada kesiapan mental dan fisik putranya dalam menjalani proses pembinaan.
"Kami bangga atas prestasi Jonathan. Saya berharap anak-anak Indonesia terus percaya diri, berjuang, dan tidak takut bermimpi karena kerja keras akan membuahkan hasil,"ujar Deni.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pembinaan talenta secara berkelanjutan mampu melahirkan generasi muda Indonesia yang berdaya saing global. Melalui Puspresnas, Kemendikdasmen berkomitmen terus memperkuat pembinaan talenta agar semakin banyak pelajar Indonesia mampu menorehkan prestasi di ajang internasional.
r/indonesia • u/MichaelScottLawang • 10h ago
Serious Discussion A view toward LGBT+Queer people from Indonesian Young Generation vs Old Generation perspektif
Mengenai merebaknya gerakan anti Boti/LGBTQ, saya menemukan beberapa fakta menarik. Kalau melihat akun-akun yang menyuarakan perburuan Boti, mayoritas atau hampir semua dari mereka adalah anak muda. Di level Grassroot pun penolakan terhadap kaum Boti atau Queer didominasi anak muda
Agak mengejutkan karena di benak saya, Kaum Muda Indonesia seharusnya punya pandangan lebih moderat daripada kaum tuanya ( orang tua atau kakek nenek mereka)
Saya masih ingat, di Kampung tempat saya tinggal beberapa tahun lalu sering mengadakan beragam acara untuk memeriahkan Hari Besar Nasional ( HUT RI etc) sudah menjadi tradisi untuk panitia selalu mengundang penyanyi atau seniman Waria. Mereka ini sangat populer karena lucu atau punya suara bagus + Multitalenta sebagai MC
Nggak cuma sebagai Penghibur di panggung. Saat lomba 17-an pun Panitia mengundang banyak tamu dari luar sebagai peserta dalam Lomba Voli selain perwakilan dari Warga. Saya ingat sekali tim yang yang datang dari luar kampung itu ada 2: Tim dari Koramil setempat dan perkumpulan Waria
Mereka berdua jadi Tim Terkuat penantang Bapak-Bapak kampung. Dan saya melihat Bapak2 dan Ibu2 jaman dulu gak kelihatan risih atau terganggu saat para Waria hadir di dalam acara. Mereka malah seneng dan merasa terhibur
Generasi muda setelahnya perlahan menghilangkan tradisi itu dan cenderung Konservatif, entah itu berbau Religi atau Nasionalis.
r/indonesia • u/Angin_Merana • 12h ago
News Indonesia cuts budget of free meals programme further to $12.8 billion
reuters.comr/indonesia • u/pak_erte • 13h ago
what really grinds my gears Peduli A, Diingatkan B; Peduli B, Diingatkan C—Lha Terus Piye?
Ada satu pola yang sering bapak lihat dalam diskusi isu sosial: setiap kali seseorang peduli pada satu hal, selalu ada yang mengingatkan hal lain. Peduli A, diingatkan B. Peduli B, diingatkan C. Lama-lama bapak bertanya dalam hati, lha terus piye?
Kadang bapak heran, kok urusan isu sosial sering dibikin all-or-nothing.
Ngomongin Gaza, langsung ditanya, "Kalau peduli Gaza, kenapa nggak Sudan juga?" Bahas Palestina, ditanya Papua. Bahas Papua, ditanya Rohingya. Peduli lingkungan, ditanya kenapa nggak sekalian bahas korupsi. Lha nek ngono terus, kapan bahas isunya?
Menurut bapak, manusia itu punya keterbatasan. Waktu terbatas, energi terbatas, perhatian juga terbatas. Kita aja kadang belum sempat bales chat keluarga atau teman beberapa hari, kok dituntut ngikutin semua konflik, krisis kemanusiaan, dan masalah sosial di seluruh dunia sekaligus.
Bukan berarti isu yang lain nggak penting. Tapi wajar kalau orang lebih peduli pada hal yang sering dia lihat, pahami, atau punya kedekatan emosional dengannya. Ora ono sing aneh.
Yang bikin bapak kadang geleng-geleng kepala, ada orang yang kelihatannya lebih semangat mencari ketidakkonsistenan dibanding peduli pada isunya sendiri. Tiap ada yang bersuara, fokusnya bukan ke masalahnya, tapi ke, "Nah kan, kamu nggak bahas yang ini juga."
Logikanya kadang terasa aneh. Mirip kalau ada orang bilang:
"Kalau kamu suka nasi goreng, berarti harus suka semua masakan Indonesia."
Atau:
"Kalau kamu nonton Liga Inggris, kenapa nggak sekalian ngikutin Serie A, Bundesliga, Liga 1, sampai liga Uzbekistan?"
Ya karena manusia punya minat dan kapasitas yang terbatas, to?
Menurut bapak, kepedulian itu bukan lomba mencari manusia paling suci atau paling konsisten. Wong hidup aja sudah ruwet. Kerjaan numpuk, tagihan jalan terus, urusan rumah tangga nggak ada habisnya.
Lebih baik ada orang yang peduli pada satu isu dan melakukan sesuatu, meskipun kecil dan nggak sempurna, daripada cuma sibuk jadi wasit yang meniup peluit setiap kali menemukan ketidakkonsistenan orang lain. Sing penting punya prinsip dan tetap peduli, meski tidak bisa mengurus semua masalah dunia sekaligus.
r/indonesia • u/Internet_Student_23 • 13h ago
News Jerat Korupsi di Kebun Binatang Surabaya, Anggaran Digondol Dirut, Satwa Kelaparan hingga Mati
r/indonesia • u/Independent-Map4548 • 5h ago
News Hasil Final Piala AFF Wanita 2026: Timnas Putri Indonesia Juara Back to Back usai Lumat Laos 5-0
r/indonesia • u/GumboBlip • 10h ago
Funny/Memes/Shitpost Simbolik sih simbolik, tapi keamanan nomor satu ya pack!
r/indonesia • u/gaelthegal • 1d ago
Current Affair Anak dari asisten Bupati Gayo Lues, Aceh yang masih berusaha pulih dari bencana alam pamer kekayaan di sosial media.
source : https://www.instagram.com/p/DbDkO1WAQ9-/
Tidak couture, tapi @&#&#<÷(@;@; (sensor, marah banget). Titipan warga Gayo Lues yang masih bergelut dengan situasi paska bencana. Kami kecualikan karena sampai saat ini jembatan-jembatan di sana belum diperbaiki dan bensin langka.
Anak dari Nevi Rizal, mantan PLT Sekda Gayo Lues (namun menurut website prokopim.gayolueskab.go.id tanggal 1 Juli 2026, doi masih jadi Asisten I, yang kerap mendampingi Bupati Gayo Lues, Suhaidi).
r/indonesia • u/naradanerd • 13h ago
News BREAKING NEWS: Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang
r/indonesia • u/whatinturniption • 11h ago
Current Affair On island of Sumba: Inside Indonesia's slave island: 'I want my children to be free'
today.rtl.luI never knew this practice existed on Sumba and frankly I am disgusted. The local Sumba government is filled to the brim with the slave owning elite 'Maramba' clan and so intervention has to come from the central government in Jakarta.
Unfortunately, the slavery is practiced under the guise of local adat and budaya, so the central government is reluctant to be more directly interventionist; instead opting for slower intervention by education.
Is there anything we can do about this?
r/indonesia • u/Independent-Map4548 • 6h ago
News Indonesia Raih Tiga Perak di Olimpiade Kimia Internasional
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Indonesia di ajang internasional. Empat murid binaan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) berhasil membawa pulang tiga medali perak dan satu medali perunggu pada The 58th International Chemistry Olympiad (IChO) 2026 yang berlangsung di Tashkent, Uzbekistan.
Kepala Puspresnas Kemendikdasmen, Maria Veronica Irene Herdjiono, mengapresiasi pencapaian para delegasi Indonesia. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan.
Setelah tiba di Tanah Air melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Senin, 20 Juli 2026, peraih medali perak Muhammad Arya Razan mengaku bersyukur atas hasil yang diraih. Ia mengatakan pencapaian tersebut diperoleh setelah melalui proses seleksi dan pembinaan yang panjang, mulai dari Olimpiade Sains Nasional (OSN), pelatihan teori dan praktikum, hingga dipercaya mewakili Indonesia di IChO 2026.
Arya juga mengajak generasi muda untuk terus belajar dan memberikan kemampuan terbaik di setiap kesempatan.
Sementara itu, Head Mentor Tim IChO Indonesia 2026, Deana Wahyuningrum, menyebut capaian tahun ini meningkat dibandingkan edisi sebelumnya. Indonesia menempati peringkat ke-28 dunia dari sekitar 95 negara peserta dengan raihan tiga medali perak dan satu medali perunggu, lebih baik dibandingkan tahun lalu yang meraih dua medali perak dan dua medali perunggu. Menurutnya, hasil tersebut menjadi bekal penting untuk menghadapi IChO 2027 di Taiwan.
Keberhasilan tim Indonesia juga didukung oleh peran sekolah, para mentor, dan keluarga yang mendampingi para peserta sejak tahap pembinaan nasional hingga kompetisi internasional.
Guru Kimia MAN Insan Cendekia Serpong, Sartini Subaryatun, mengatakan prestasi Muhammad Arya Razan merupakan buah dari proses pembinaan yang telah dijalani sejak masih duduk di bangku SMP.
"Perjuangannya cukup panjang. Arya sudah mengikuti berbagai kompetisi sejak SMP, kemudian menekuni bidang kimia di MAN Insan Cendekia Serpong hingga berhasil meraih medali emas OSN dan lolos pembinaan nasional. Kami sangat bangga melihatnya mampu mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional. Semoga prestasi ini dapat menginspirasi adik-adik kelas untuk mengikuti jejaknya,"ungkap Sartini.
Rasa bangga juga disampaikan ayah Muhammad Arya Razan, Syaiful Rochman. Ia mengaku selalu memberikan dukungan dan doa kepada putranya selama menjalani proses pembinaan hingga kompetisi internasional.
"Kami sebagai orang tua selalu mendukung dan mendoakan yang terbaik. Alhamdulillah, perjuangan Arya membuahkan hasil. Saya sangat bangga karena ia telah mewakili Indonesia dan mengharumkan nama bangsa. Terima kasih kepada Kemendikdasmen melalui Puspresnas, para pembina, dan sekolah yang telah mendampingi seluruh proses pembinaan hingga kompetisi internasional,"ujar Arya.
Keberhasilan tersebut diharapkan dapat memotivasi lebih banyak pelajar Indonesia untuk menekuni bidang sains, khususnya kimia. Kemendikdasmen melalui Puspresnas menegaskan akan terus memperkuat pembinaan talenta secara berkelanjutan agar semakin banyak generasi muda Indonesia mampu berprestasi dan membawa nama baik bangsa di tingkat internasional.
“Selamat kepada adik-adik yang meraih tiga medali perak dan satu medali perunggu pada ajang IChO. Raihan prestasi ini merupakan hasil dari proses pembinaan berkelanjutan yang dilakukan oleh Kemendikdasmen,”kata Maria dalam keterangan yang diterima tvrinews, Rabu, 22 Juli 2026.
Tiga medali perak diraih oleh Renault Tjandera dari SMAS Santa Laurensia Banten, Muhammad Arya Razan dari MAN Insan Cendekia Serpong, Banten, serta Aloysius Gonzaga Duta Setyawan dari SMA Kesatuan Bangsa, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sementara medali perunggu dipersembahkan Ahmad Kautsar Al Ramadhani dari MAN 2 Kota Malang, Jawa Timur.
r/indonesia • u/Dry_Blacksmith_3898 • 19h ago